Cara Menulis Konten Artikel Pilar, Bawa Kalem Aja

konten artikel pilar

Menulis konten artikel pilar itu penuh tantangan, butuh waktu, tapi enak untuk jangka panjang. Apalagi buat blog baru yang ingin cepat terindeks dan disukai sama Google.

Adakah tulisan pilar di dunia literasi baca tulis? Mungkin istilah yang membedakan. Artikel pilar lebih masyhur di kalangan blogger. Karena artikel pilar teruji bisa mendongkrak pengunjung blog yang senang membaca dan menambah referensi bacaan.

Bagi kamu yang sedang mencari bagaimana cara menulis pilar, sempatkan waktu membaca artikel NulisKalem.com ini.

“Apa yang akan saya dapatkan dengan membaca tulisan ini?”

Mungkin kira-kira pertanyaan di atas mewakili apa yang kamu pikirkan…

Dengan membaca tentang cara menulis artikel pilar ini, kamu akan mendapatkan:

Apa itu artikel pilar?

Bagaimana ciri-ciri artikel pilar?

Mengapa Harus Menulis Artikel Pilar?

Apa manfaatnya dengan menulis artikel pilar?

Bagaimana??? Tertarik???

Ok… kita lanjutkan…

Segala sesuatu jika ingin mengetahui hal, pasti harus tahu dulu pengertian dari apa yang akan kita ketahui. Termasuk pengertian dari artikel pilar.

Apa itu Konten Artikel Pilar?

Ada tiga kata yang harus dimaknai satu persatu; konten, artikel dan pilar.

Konten menyurut KBBI adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. Konten bisa berupa tulisan (contohnya blog) maupun audio visual (Youtube, misalnya)

Artikel adalah sekumpulan paragraf demi paragraf yang berawal dari kalimat demi kalimat, yang berakar dari kata per kata.

Pilar artinya tiang. Biasanya sifat tiang ini kokoh atau kuat.

Jika diartikan secara makna bebas, Konten Artikel Pilar adalah sebuah karya tulis informatif, lengkap dan detail. Seakan-akan pembaca tidak diberi kesempatan untuk bertanya, sangking fahamnya apa yang dibaca.

Jumlah Kata Konten Artikel Pilar

Ada banyak yang berpendapat bahwa julah kata dalam sebuah tulisan dikatakan pilar itu harus erjumlah 1000 kata atau lebih.

1000-2000 kata, atau 3500 kata, bahkan sampai 10 ribu kata. Tulisan 1000 kata kisaran 3 halaman kertas A4.

Berapa Jumlah Artikel Pilar Pada Sebuah Blog

Blog diibaratkan rumah, sementara artikel lpilar diibaratkan tiangnya. Maka, semakin banyak konten pilar semakin kuat rumah atau sebuah bangunan.

Minimal, ada 4 judul artikel pilar yang ada di sebuah blog, itu jika  blognya sederhana. Tapi jika ingin mempunyai blog yang ingin dikujungi ratusan ribu page view per bulan, maka kita harus menyiapkan konten pilar yang lebih banyak.

Karena yang kita bangun adalah gedung pencakar langit yang berpenghuni ratusan orang.

Saya suka dengan  perumpamaan SEO Jasa, yang mengibaratkan gunung untuk konten pilar.

Kalau saya, lebih enak ketika mengibaratkan Hotel sebagai konten pilar.

Struktur Konten Artikel Pilar

Dalam sebuah bangunan, setidaknya ada 3 struktur penting:

  1. Struktur bawah, meliputi pondasi dan sloof
  2. Struktur tengah, misalnya dinding, kolom, dan ring
  3. Struktur atas antara lain yaitu rangka dan kuda-kuda

Jika blog adalah bangunan, maka ketiga struktur di atas harus juga ada,

Nulis adalah Pondasi Blog

Tidaklah disebut blog jika tidak ada tulisan sama sekali. Maka, menulis adalah pondasi kamu untuk memulai blog.

Tapi terkadang menulis menjadi kendala bagi yang belum terbiasa menulis. Apalagi menulis panjang seperti artikel pilar yang harus bisa mencapai 3000 kata dalam satu judul artikel.

Satu paragraf saja ide sudah mentok. Maka, tak aneh banyak blogger yang keteteran untuk urusan tulis menulis ini.

Dibukalah guest post atau penulis tamu untuk membantu blog supaya semakin hidup karena diberi vitamin tulisan setiap hari.

Konten Pilar adalah Dinding Blog

Jika tulisan adalah pondasinya, maka konten artikel pilar adalah penyangganya. Tugasnya sebagai penjaga, penguat blog tersebut.

Tentu saja penyangga ini tidak bisa berdiri sendiri, harus ada komponen lain diantaranya besi, semen, pasir, dan lainnya.

Begitupun dengan konten pilar. Artikel pilar harus memiliki artikel pendukungnya untuk membantu artikel pilar supaya tetap kokoh, bahkan berada di page one pencarian Google sanat terbuka lebar.

9 Komponen Tulisan Disebut Konten Pilar

Setidaknya ada 9 komponen Apakah sebuah tulisan itu temasuk artikel pilar atau tidak…

Informatif dan Enak Dibaca

Tulisan dibuat untuk menginformasikan/memberitahukan permasalahan. Tidak sedikit tulisannya informatif, tetapi tidak enak dibaca.

Tulisan yang enak dibaca sudah menjadi keharusan bagi sebuah artikel pilar. Apalagi dengan jumlah kata yang ribuan.

Cara supaya pembaca betah di blog kita adalah, menulislah untuk pembaca.

Biasanya saya menulis artikel panjang dalam satu paragrap itu Cuma 2-3 baris saja. Tujuannya supaya pembaca tidak lelah membaca.

Karena kita menulis di blog, bukan menulis sebuah karya ilmiah seperti skripsi, tesis atau disertasi.

Tulisan Original, NO COPAS

Komponen atau syarat nulis artikel pilar harus original, no copy paste.

Dulu, waktu awal-awal saya ngeblog, yang sayaposting adalah hasil copas dari blog orang lain.

Sekarang gimana?

Sekarang harus lebih beda, meskipun ide kata kunci sama, yang penting hasil dari membaca, nulis dengan gaya tulisan sendiri.

Tulisan 3500 kata

Wow…

“Saya kan pemula, bisakah saya menulis 3500 kata?”

Saya, jawab, “Sangat bisa!”

Caranya adalah menabung artikel. Step by step. Perlahan saja. Yang penting istiqomah menulis. Mulai dari satu paragraph dulu, simpan, lanjutkan. Terus saja begitu.

Perlu diingat, bahwa tidak ada kerugian bagi orang-orang yang ingin selalu belajar. Karena sikap teacheable ini memang harus ada di diri seorang blogger.

Gunakan Tag H2, H3, H4, H5 dan H6

Bagi pengguna WordPress pasti tidak aneh dengan namanya subheading ini. Selain memudahkan kita penulis, juga membuat ramah untuk SEO.

Coba perhatikan warna tulisan dalam artikel ini. Ada yang warna biru dan juga hijau.

Untuk warna biru saya sengaja dibuat untuk menandakan bahwa itu subheading H2, dan warna hijau untuk subheading H3.

300 Kata 1 Gambar

Ya. Patokan juga selain dengan jumlah kata yang banyak, artikel pilar harus disertakan gambar pendukung untuk menjelaskan atau penguat sebuah tulisan.

Lebih bagus jika artikel berjumlah 300 kata dibandingi dengan 1 gambar pendukung. Karena cara ini juga kan memperbagus kualitas artikel itu sendiri di mata pencarian Google.

Coba perhatikan gambar berikut ini:

Lagi-lagi Internal Link

Internal link sudah sangat terbukti untuk mendukung artikel pilar sebuah blog mencapai page one di Google.

Tidak hanya itu, dengan internal link, pembaca blog kita akan semakin dimudahkan hilir mudik betah berada di blog kita. Karena kita sudah menyuguhkan artikel yang dibutuhkan. Pembaca tinggal mencicipi saja.

Outbond

outbondlink untuk konten pilar

Selain internal link, outbond link juga membantu dalam sebuah tulisan pilar. Ini membuktikan bahwa tulisan kita mempunyai referensi yang valid.

Misalnya, ketika saya menulis tentang cara mengajukan ISBN, maka saya jadikan Perpusnas.go.id sebagai wesite referensi, yang nantinya dijadikan sebagai outbond link.

Ketika pembaca mengklik anchor text ISBN, maka langsung ke homepage Perpusnas.

Isi Meta Description, Meta Tittle dan Meta Tag

Meta tag description adalah perintah yang digunakan untuk memberikan gambaran secara umum mengenai isi dari halaman sebuah website atau blog.

Jumlah katanya pun biasanya tidak boleh lebih dari 160 karakter, dan usahakan agar description ini bisa menjadi kalimat-kalimat yang letaknya di awal halaman web page yang bersangkutan.

Meta Tittle

meta title adalah berisi penjelasan secara singkat mengenai tema atau topik yang kita bahas dalam sebuah artikel pilar. Meta title ini berfungsi untuk memberitahu suatu sistem tentang suatu hal yang akan sampaikan.

Meta tag

Meta tag sendiri adalah kode-kode html yang berada di bagian halaman sebuah situs. Meta tag tidak akan muncul pada bagian halaman tulisan atau halaman situs.

Buat 15 Konten Artikel Pendukung

Sebuah pilar atau penyangga meskipun tugasnya untuk menahan sebuah bangunan, tetap saja harus dibantu dengan yang lain.

Pun termasuk konten pilar, harus ada artikel lain untuk mendongkrak konten yang dijadikan artikel pilar.

Maka, sebaiknya kamu tidak hanya menulis artikel pilar yang jumlahnya ribuan kata, malainkan juga menulis artikel pendukung dengan ratusan kata. Cukup 300-700 kata, atau sekitar dua halaman kertas A4.

Contoh 15 judul artikel pendukung untuk membantu artikel yang kamu baca saat ini:

  1. Butuh Berapa Lama untuk Menulis Artikel Pilar
  2. Blogger Single Fighter yang Menulis Artikel Pilar
  3. Jadwal Menulis untuk Sebuah Konten Pilar
  4. Cara Membuat Konten Artikel Pilar yang Enak Dibaca
  5. Infografis yang Menarik untuk Artikel Pilar
  6. SEO Ajaib dengan Tulisan Pilar
  7. Case Study: Tidak Merugi Menulis Postingan Pilar
  8. Jasa Penulis Pilar, Jangan Asal Pesan
  9. Artikel Pilar untuk Content Marketing
  10. Hebatnya Penulis, Banyak yang Nyari Garap Tulisan Pilar
  11. Jasa Artikel 1000 kata
  12. Menulis Konten ala Nulis Kalem
  13. Cerpen, Apakah Termasuk Jenis Tulisan PIlar?
  14. Luangkan Waktu Seminggu Sekali untuk Menulis Artikel Pilar
  15. Keuntungan dan Kerugian Konten Artikel Pilar

Kelima belas judul di atas adalah Contoh artikel pendukung untuk sebuah konten pilar “Konten Artikel Pilar

Meskipun untuk artikel pendukung, bukan berarti tulisannya asal-asalan.

Cara Saya Menulis Artikel Pilar

Membuat artikel pilar itu tidak mudah, tapi bisa diusahakan kalau ada kemauan keras. Katakanlah ini investasi untuk jangka panjang. Apalagi kalau blognya di WordPress yang self hosting, tentu tanggung jawab mengisi artikel adalah suatu kewajiban.

Lalu, bagaimana cara saya menulis artikel pilar dengan jumlah kata ribuan?

Mengetahui Apa yang Akan ditulis

Sebelum saya menulis artikel pilar, terlbeih dahulu saya harus tahu apa yang akan saya tulis. Karena jika tidak saya kuasai, maka di tengah jalan akan tersendat ide menulis.

Nah, dikarenakan kali ini saya menulis dengan passion saya di dunia tulis menulis, maka saya tidak begitu kesulitan dalam menulis. Apa yang dalam benak saya, saya tulis, saya tulis, saya tulisa, lalu proses editing.

Memiliki kecepatan mengetik, menjadi modal juga untuk menulis ribuan kata.

Buat Konsep dengan Mind Mapping

menulis artikel pilar dengan mind mapping

Strategi menulis artikel pilar dengan mind mapping ternyata ampuh. Ilmu mind mapping saya ketika mengikuti workshop cara menulis bersama Asma nadia, seorang penulis perempuan produktif di Indonesia.

Dari hasil mengikuti workshop kepenulisan, saya bisa mempraktikkan dalam pembuatan artikel di blog.

Konsep seperti ini harus dengan cepat, tulis poin-poin penting yang akan saya tulis.

Menulis, Edit, Posting dan Lupakan

Selanjutnya, ketika menulis artikel pilar, biasanya saya menulis artikel, edit/perbaiki, posting dan lupakan.

Karena ini artikel pilar, dalam menulisnya pun memang cukup lama. Saya biasanya menulis dan mengedit untuk artikel pilar membutuhkan waktu 3-5 jam. Itu pun dibawa kalem. Karena ada kewajiban lain yang harus saya penuhi selain menulis di blog.

Meskipun nulis saya dibawa kalem, tapi bisa dikatakan saya sebagai full blogger, artinya selain saya mengasuh anak-anak, hampir waktu saya dipakai untuk menulis. Atau untuk menghilangkan penat, membuat desain gambar di CorelDRAW atau photoshop sebagai penambah infografis blog.

Setelah saya menulis, mengedit dan memublikasikan tulisan, saatnya saya melupakan. Ya, lanjut menulis lagi.

“Menulis, Mengedit, Posting dan Lupakan” adalah kunci utama saya untuk tetap update menulis di blog NulisKalem.com ini.

Kesimpulan

Jelas sudah menulis konten artikel pilar harus tersaji pada sebuah blog. Apalagi blog baru yang ingin cepat mendongkrak dikunjungi banyak ribuan pengunjung blog.

Meskipun agak panjang dan lama dalam proses menulisnya, kita tinggal menanti samil senyum-seyum sendiri ketika traffic blog kita meningkat.

Karena proses tidak akan membohongi hasil. Al Ujroh biqodri masaqoh…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *