Literasi, Pengertian, Fungsi, Macam-macam, Gerakan Literasi dan Contoh Pohon Literasi

Literasi menjadi salah satu pembahasan yang akan sering ditulis di NulisKalem.com ini. Sebagai pegiat literasi menjadi melatar belakngi saya untuk mengupas seputar literasi.

Alangkah lebih baiknya untuk mengawalinya, kita ketahui dulu…

Apa itu Literasi?

Apa Fungsi Literasi

Apa Saja Macam-macam Literasi?

… tambahannya adalah Contoh Pohon Literasi

Pernahkah kamu mendengar istilah literasi?

Tentu tahu bukan?

Mayoritas masyarakat Indonesia telah tidak sedikit yang memahami apa tersebut literasi tetapi tidak benar-benar dengan arti dan pengertian yang sesungguhnya.

Arti literasi ialah kemampuan dalam hal menyimak dan menulis. Pernyataan pada sebelum dapat disebutkan dasarnya, pasalnya literasi mempunyai penjabaran yang luas, tetapi pada dasarnya literasi ialah suatu keterampilan dalam diri seseorang dengan segala hal.

Bagi kamu yang masih belum memahami apa tersebut literasi, ayo kita simak bersama-sama tulisan dibawah ini:

Dalam rangkuman ini anda akan membicarakan mengenai literasi khususnya pada bidang pendidikan.

Nah, literasi ini memiliki makna yang paling luas dengan versi kalimat yang bertolak belakang namun intinya sama.

Pengertian Literasi

Literasi menurut UNESCO adalah sebagai keaksaraan, artinya rangkaian kemampuan menggunakan kecakapan membaca, menulis, dan berhitung yang diperoleh dan juga dikembangkan melalui proses pembelajaran dan penerapan di sekolah, keluarga dan masyarakat.

Literasi juga bisa diartikan sebagai keterampilan seseorang dalam hal menyimak maupun menulis.

… atau literasi ialah sesuatu kemampuan pribadi dalam hal mengerjakan membaca, menulis, berhitung dan menghafal.

Untuk memudahkan arti dari literasi adalah kemampuan membaca dan menulis yang baik.

Fungsi Literasi

Funsgi dari literasi itu sendiri jika dikerucutkan hanya ada 4 saja:

  1. literasi sebagai suatu rangkaian kecakapan membaca, menulis, dan berbicara. Juga kecakapan berhitung, dan kecakapan dalam mengakses sekaligus menggunakan informasi
  2. literasi sebagai praktik sosial yang penerapannya dipengaruhi oleh konteks
  3. literasi sebagai proses pembelajaran dengan kegiatan membaca dan menulis sebagai medium untuk merenungkan, menyelidik, menanyakan, dan mengkritisi ilmu dan gagasan yang dipelajari; dan
  4. literasi sebagai teks yang bervariasi menurut subjek, genre, dan tingkat kompleksitas bahasa.

Prinsip Gerakan Literasi

Gerakan literasi dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip-prinsip sebagai berikut:

a. Berkesinambungan

Sebagai suatu gerakan, literasi harus dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan, tidak bergantung pada pergantian pemerintahan.

Literasi harus menjadi program prioritas pemerintah yang selalu dikampanyekan kepada seluruh lapisan masyarakat, pemimpin, tokoh masyarakat, tokoh agama, cendekia, remaja, orang tua, dan warga masyarakat sehingga budaya literasi terbentuk di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

b. Terintegrasi

Pelaksanaan literasi harus terintegrasi dengan program yang dilaksanakan oleh Kemendikbud dan kementerian dan/atau lembaga lain, termasuk nonpemerintah.

Dengan demikian, literasi menjadi bagian yang saling menguatkan dengan program lain.

c. Melibatkan Semua Pemangku Kepentingan

Sebagai suatu gerakan, literasi harus memberikan kesempatan dan peluang untuk keterlibatan semua pemangku kepentingan, baik secara individual maupun kelembagaan.

Literasi harus menjadi milik bersama, menyenangkan, dan mudah dilaksanakan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing.

6 Macam-macam Literasi Dasar

Literasi Baca dan Tulis

Literasi baca dan tulis adalah pengetahuan dan kecakapan untuk membaca, menulis, mencari, menelusuri, mengolah, dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan teks tertulis untuk mencapai tujuan, mengembangkan pemahaman dan potensi, serta untuk berpartisipasi di lingkungan sosial.

Literasi Budaya dan Kewargaan

Literasi budaya adalah pengetahuan dan kecakapan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa.

Sementara itu, literasi kewargaan adalah pengetahuan dan kecakapan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat.

Literasi Digital

Literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Membuat blog adalah salah satu bagian dari literasi baca tulis dan literasi digital.

Literasi Finansial

Literasi finansial adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan

  • pemahaman tentang konsep dan risiko
  • keterampilan
  • motivasi dan pemahaman agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.

Literasi Numerasi

Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk bisa…

  • … memperoleh, menginterpretasikan, menggunakan, dan mengomunikasikan berbagai macam angka dan simbol matematika untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari;
  • …menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb.) untuk mengambil keputusan.

Literasi Sains

Literasi sains adalah pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu…

  • mengidentifikasi pertanyaan
  • memperoleh pengetahuan baru
  • menjelaskan fenomena ilmiah
  • mengambil simpulan berdasar fakta
  • memahami karakteristik sains
  • kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam
  • intelektual dan budaya
  • serta kemauan untuk terlibat dan peduli dalam isu-isu yang terkait sains

Budaya Literasi

Jika kita berkata budaya, kebiasaan merupakan kegiatan yang terbiasa dan dilaksanakan dari dulu sampai saat ini yang seringkali disebut dengan turun temurun.

Perlu pun diketahui sesungguhnya Indonesia ialah sangat buruk guna membaca, maka dengan hadirnya literasi ini bercita-cita menjadi penyelesaian untuk masyarakat supaya mempunyai pesona membaca dan menulis.

Budaya literasi ini sangatlah urgen, pasalnya Indonesia sudah mendapatkan rating yang paling buruk dalam urusan membaca.

Sebenarnya kebiasaan literasi ini telah ada semenjak dulu sebelum kita sebab membaca dan menulis ialah tanda peradaban dari sebuah kemajuan dunia.

Contoh Pohon Literasi

Pohon Literasi adalah suatu format gambaran pohon berupa kertas yang di tempelan-tempelkan menjadi bentuk pohon.

Pada unsur daunnya ialah nama buku yang pernah dibaca ataupun penggalan isi buku yang sudah dibaca.

Semakin banyak buku dibaca, semakin banyak daun yang ditempel pada pohon literasi tersebut.

Dengan mengaplikasikan urusan ini dapat menambah belajar sang murid serta menyimak akan disukai.

Jika butuh tempelan-tempel kertas itu berwarna-warni urusan ini bertujuan untuk memancing minat baca anak.

Pohon literasi dapat diciptakan dengan dua atau tiga dimensi cocok dengan kebutuhan.

Dalam penciptaan pohon literasi kamu dapat memakai literasi digital maupun media. Apa tersebut literasi digital dan media? Jika kamu lebih suka membuatnya dengan memakai literasi digital maka pakai literasi digital.

Untuk membuat pohon literasi pun, kamu bisa membuatnya secara digital dengan menggunakan aplikasi desain grafis seperti CorelDRAW dan Photoshop.

Jadi kamu bisa berkreasi sesuai dengan keinginan kamu.

Kamu bisa baca di tulisan Cara Membuat Pohon Literasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *